Monday, April 11, 2011

PUASA MENGURANGKAN RISIKO SAKIT JANTUNG DAN DIABETIS



PUASA, sebahagian dari ibadah yang dilakukan umat beragama, khususnya Islam untuk menegakkan agama. Puasa tak hanya ditujukan untuk kepentingan agama saja, jika kegiatan ini dilakukan secara benar dapat memberi manfaat bagi kesihatan.

Sebuah kajian terbaru menyebutkan, puasa dalam satu hari secara teratur tanpa mengudap makanan mampu mengurangi risiko penyakit jantung dan diabetes.

Doktor mendapati manfaat kesihatan dan kebiasaan lebih dari 200 warga di negara bagian Utah, di mana puasa selama paling sedikit satu hari setiap bulan adalah cara hidup banyak Mormon, iaitu salah satu kelompok yang sangat cepat berkembang pada abad ke-20 dan ke-21 ini.

Puasa bererti mengistirahatkan saluran pencernaan (usus) beserta enzim dan hormon yang biasanya bekerja untuk mencerna makanan terus-menerus selama kurang lebih 18 jam. Dengan berpuasa organ vital ini dapat istirahat selama 14 jam.

X-ray scan mengungkapkan, akan mengalami penyempitan pembuluh darah sekira 75 persen dari mereka yang tidak puasa. Sebaliknya, terkena penyumbatan arteri 63 persen dari mereka yang sering melewatkan kebiasaan makan.



Puasa juga boleh membagi lebih dari dua kemungkinan terkena diabetes. Begitu berdasar konferensi American College of Cardiology yang disitat dari Daily Mail, Selasa (5/4/2011).

Untuk memastikan hasilnya tidak hanya karena orang-orang yang memiliki gaya hidup sehat, para penyelidik melakukan kajian kedua pada orang yang tidak berpuasa secara teratur.

Mereka tidak makan atau minum apapun selain air selama 24 jam, dan menjalani serangkaian pemeriksaan kesihatan. Mereka juga dipantau sambil makan dengan normal.

Pengujian menunjukkan, puasa memicu lonjakan yang signifikan dalam hormon pertumbuhan manusia, hormon yang ditunjukkan dengan mempercepat metabolisme dan membakar lemak.

Tingkat hormon tersebut naik 13 kali lipat pada wanita, dan 20 kali lipat pada lelaki. Lemak yang dibuang itu dikenal untuk mengurangi risiko diabetes dan yang terkait dengan masalah jantung.

Puasa tersebut menyebabkan kadar kolesterol naik, tetapi mereka kembali ke kondisi normal setelah puasa selesai. Doktor menekankan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan sebelum puasa dapat dianjurkan untuk pesakit.

Ahli Gizi Dr Emma Williams mengatakan, "Saya tidak akan terburu-buru untuk memulai berpuasa, sebagai sifat yang tepat dengan tubuh bertindakbalas untuk tetap relatif tidak dikenal."

No comments:

Post a Comment

tajuk post

Nuffnang

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...